Sabtu, 11 April 2020

Memuji Nya

سُبْحَانَ الله, وَالْحَمْدُ لله, وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله, وَاللهُ أَكْبَر

Jalan Keluar

Jalan Keluar

Kadang jalan keluar itu sulit dicari, kadang jalan keluar itu sulit ditemukan. Padahal nyata nya, ketika keluar dari sebuah ujian dan kita berhasil melewati ujian itu.

Sebenarnya kita akan menghadapi ujian baru. Karena sebagai seorang mukmin yang beriman kepada Allah, tanda sayang Allah itu akan kepada umatNya adalah ketika diberi ujian manusia itu masih kuat beriman dan bertawakal.

Seusai dengan Allah firman kan dalam Qur'an nya :
Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan [Âli ‘Imrân/3 : 186]

Jadi bersabarlah ketika ujian datang, tetap beriman dan Tawakal kepadaNya. Karena ujian tanda sayangnya Allah itu kepada umatNya.


PERBANYAK TADABBUR QUR'AN

PERBANYAK TADABBUR QUR'AN

Salamah bin Kuhail Rahimahullah berkata,

كَانَ يُقَالُ شَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ الْقُرَّاءِ
ㅤㅤㅤㅤㅤ
“Dulu dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulan para qurra’ (pembaca Al-Qur’an).”

(Lihat: Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali Hal: 138)

Rukun Tawakal

Rukun tawakal adalah menempuh sebab yang mengantarkan untuk memperoleh apa yang kita inginkan lalu hati kita pasrah total kepada Allah ta’ala. Jika kita terhindar dari penyakit atau mendapatkan kesembuhan dari penyakit, hal itu semata karena karunia Allah ta’ala. Jika ternyata setelah melakukan sebab syar’i dan sebab kauni (usaha lahiriah) kita tetap terkena penyakit atau tidak mendapatkan kesembuhan, maka itu merupakan takdir Allah yang semestinya kita terima dengan hati legowo (lapang) dan semua itu baik bagi seorang mukmin.


Kamis, 09 April 2020

Jaminan

Jaminan.
.
Sebagian dari kita mungkin sering merasa khawatir dalam urusan rezeki. Khawatir tidak bisa makan esok hari, khawatir tidak bisa menafkahi anak dan istri, khawatir kehilangan pekerjaan, dan berbagai kekhawatiran lainnya yang berkaitan dengan rezeki.
.
Sebagian pula dari kita pun khawatir akan jodoh, jodoh kita siapa, namanya siapa, apa pekerjaan nya dan dia ada dimana saat ini.
.
Padahal Allah sudah berfirman dalam Qur'an Nya : Jika Allah menimpakan sesuatu kemadhorotan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Yunus [10] : 107).
.
Allah menghendaki apapun hal terjadi dalam hidup ini, baik itu hal buruk atau pun hal baik. Yang terpenting yang perlu kita lakukan adalah menjalani hidup ini dengan ikhtiar yang sesuai dengan rambu-rambu yang Allah tetapkan dan Nabi ajarkan.
.
Lakukanlah yang terbaik yang Allah sukai, maksimalkan ikhtiar, kemudian berserah diri kepada Allah. Rezeki itu bukan hanya harta, bukan hanya sesuatu yang berwujud, masih banyak bentuk rezeki lainnya yang selama ini terus bisa kita nikmati.
.
Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang pandai mensyukuri rezeki-Nya. Karena inilah yang terpenting dalam urusan rezeki.
.
#ppainstitute #ppainstitute#ikhlas#ridho #garansilangit#muhasabahdiri#selfreminder
#MencariCintaNya#dirumahaja#belirumahaja
#nuansapropertysyariah#nussapropertysyariah

Sabtu, 04 April 2020

PUTUS ASA

PUTUS ASA

Saat terjebak dalam dosa.
Jangan biarkan hatimu putus asa.

Kembalilah dengan rasa hina dan baik sangka. Rabb-mu memaafkan semua, selama kau tak mendua.

Tidakkah kita berbahagia? Mengingat betapa Maha luas rahmatNya. Bukan agar maksiat kau anggap biasa. Justru agar berupaya taat sekuat tenaga.
Bagaimana mungkin cinta dibalas dengan dusta?

 Kau bilang mengharap ridhoNya, tapi hatimu condong pada syahwat dunia.

Bukankah ayatnya sudah sering kau baca?
wa nahan-nafsa 'anil-hawā,
Fa innal-jannata hiyal-ma`wā.
Menahan nafsu dalam jiwa,
mengantarmu menggapai puncak bahagia.

Teruslah beristighfar dan jangan berhenti meminta. Karena saat kau berhenti berharap dan berdoa, syaithan lah yang bersuka cita.

Bersujudlah padaNya sepenuh rasa,
Sambil berkata; "anâ ‘abduka..."
Ya Rabb aku datang sebagai seorang hamba, yang lemah tiada daya, dan sering tertipu hasrat rendah manusia.
Lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta...
Siapa lagi yang bisa mengampuni dosa, kalau bukan Engkau Wahai Rabb semesta.

*menulis sambil berkaca
@sonnyabikim

قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(QS. Az Zumar : 53)
#selfreminder#muhasabahdiri#ikhlas#sabar#ridho#istiqomah#tawakal#MencariCintaNya#dirumahaja#belirumahaja#nuansapropertysyariah#nussapropertysyariah

Jumat, 03 April 2020

Rindu

RINDU

Saat kita berkata;
Mengapa ini menimpaku?
Allah ﷻ berkata;
Aku rindu padamu...
Masalah hidup yang terasa pilu, adalah sentuhan cinta untukmu, agar mau datang dan mengadu.
Sentuhan cinta itu, melembutkan hati yang keras membatu, menerangi jiwa yang gelap penuh nafsu.
Sentuhan cinta itu, menyentuh batin yang kebas lagi kaku, membuatnya mudah bergetar dan merasa malu.
Sentuhan cinta itu, menenggelamkan ego dan syahwat yang menggebu. Membuatmu berserah tanpa ragu.
Sentuhan cinta itu, melunturkan dosa-dosa yang telah lalu, membersihkan kotoran dalam Qalbu.
Sentuhan cinta itu, menjadikan akhlak tawadhu menghiasimu, menghilangkan arogansi yang membelenggu.
Sentuhan cinta itu, membuat sujudmu semakin syahdu, menikmati doa sepenuh khusyu.
Tidakkah lelah terus mengejar dunia yang semu? Takkan kau dapat kecuali kebahagiaan palsu.
Kembalilah kepada Allah yang selalu menantimu, tak pernah bosan memaafkan meski salahmu beribu-ribu.
*Catatan untuk diriku
@sonnyabikim
Dalam hadits qudsi, ketika Allah merindukan hambaNya. Maka ia berfirman kepada malaikat; “Pergilah pada hambaku lalu timpakanlah berbagai ujian padanya kerana Aku ingin mendengar rintihannya” (HR. Thabrani dari Abu Umamah)

#muhasabahdiri#selfreminder#ikhlas#sabar#ridho#MencariCintaNya#dirumahaja#belirumahaja#nuansapropertysayariah#nussapropertysyariah